Home > Tahap Menuju Kesempurnaan Ilahi
 
 
 

Tahap Menuju Kesempurnaan Ilahi

injil kerajaan allah, kesempurnaan ilahi,

Injil Kerajaan Allah - Kesempurnaan menjadi salah satu tujuan utama Allah dalam menciptakan manusia. Allah Yang Maha Sempurna menghendaki agar suatu saat makhluk manusia pada tingkat tertentu mampu mencapai kesempurnaan seperti yang dikehendaki-Nya. Manusia diciptakan bukan sekedar dari yang tidak ada menjadi ada, melainkan manusia dibentuk dengan tujuan agar dapat menjadi pribadi yang sempurna seperti diri-Nya.

Kesempurnaan menjadi kehendak Allah kepada umat manusia agar bersedia memproses dirinya bersama dengan tuntunan Allah untuk mencapai kesempurnaan ilahi seperti yang difirmankan-Nya:

“Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu (Allah) yang di sorga adalah sempurna."

Sesuai firman, kesempurnaan bukanlah suatu pilihan, melainkan keharusan. Tentu saja, kesempurnaan bagi manusia tidak akan sama dengan kesempurnaan Allah, melainkan kesempurnaan dalam batas sempurna seperti Allah. Kesempurnaan dengan segala kemuliaan dan hormat disediakan oleh Allah bagi tiap pribadi dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa di seluruh muka Bumi.

Tahap Menuju Kesempurnaan Ilahi

Roma 12:1-2

12:1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Seperti yang tertulis di dalam firman Tuhan, ada beberapa tahap yang harus ditempuh oleh setiap manusia yang memasuki Injil Kerajaan Allah guna mencapai kesempurnaan Ilahi. Tahapan dari baik, berkenan hingga sempurna. Pembentukan dimulai dari manusia berdosa yang telah bertobat, dan menjadi pribadi yang baik, kemudian dari pribadi yang baik ditingkatkan kualitasnya menjadi pribadi yang berkenan; dan dari pribadi yang berkenan ditingkatkan lagi menjadi pribadi yang sempurna. Allah akan membentuk setiap pribadi dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa yang siap menjadi pribadi yang sempurna dalam Injil Kerajaan Allah.

Tahap Menuju Kesempurnaan Ilahi
Pribadi Yang Baik Pribadi Yang Berkenan Pribadi Yang Sempurna

Tidak Berbuat Dosa

Tabiat dosa dimiliki setiap orang karena setiap orang telah berdosa.

Untuk memasuki tahap pribadi yang baik, manusia harus bertobat dari segala dosa dan kejahatan, dan tidak berbuat dosa lagi hingga kematian.

Walau tabiat dosa masih ada dalam setiap pribadi, namun seseorang yang telah bertobat mampu menyangkal diri; menguasai dosa, sehingga selama hidupnya tidak berbuat dosa lagi, dari dosa kecil hingga dosa besar.

Jika seorang manusia mampu tidak berbuat dosa hingga kematian, ia memasuki tahap menjadi pribadi yang baik.

Mati Terhadap Dosa

Bagi manusia yang telah memasuki menjadi pribadi yang berkenan, tabiat dan keinginan dosa sudah tidak ada lagi, ia telah mati dari segala dosa.

Keinginan dalam hal dosa seperti anak kecil yang berumur satu tahun. Anak kecil di dalam hatinya tidak ada keinginan untuk berzinah, mencuri, membunuh, bersaksi dusta dan keinginan duniawi lainnya. Yang ada hanya keinginan untuk bertumbuh dan bersandar kepada orangtuanya, baik untuk makan, minum, mandi dan kebutuhan lainnya. Keinginannya murni dan tidak terkotori dengan segala keinginan duniawi.

Jika seseorang telah mati terhadap dosa, pada tahap inilah ia menjadi pribadi yang berkenan.

Menjadi Seperti Allah: Mengambil Kodrat Ilahi; Hidup Dengan Tata Kehidupan Sorgawi

Berkehendak seperti yang Allah kehendaki, dan bukan seperti yang manusia kehendaki.

Berperasaan seperti Allah. Dalam segala perasaan mencerminkan perasaan Allah.

Berpikir seperti Allah. Dalam segala pikiran mencerminkan pikiran Allah.

Bertindak seperti Allah. Segala perbuatannya mencerminkan tindakan Allah.

Berkarya Seperti Allah. Segala karyanya mencerminkan karya dari  Allah Sang Mahakarya.

Melakukan Segala Perintah Allah.

Selain tidak berbuat dosa dalam hidupnya, pribadi yang baik juga mampu mentaati segala firman Allah. Ketaatan dimulai dari perkara kecil hingga perkara besar; mengasihi sesama manusia, mengasihi musuh dan mengasihi Tuhan Allah dengan segenap hati. Taat dengan tidak bercela.

Setelah mencapai tahap menjadi pribadi yang baik dengan hidup kudus, tidak berdosa dan mentaati segala firman Tuhan, manusia dapat meningkatkan kualitasnya menjadi pribadi yang berkenan.

Menggenapkan Segala Kehendak Allah

Selain telah mati terhadap dosa (tidak memilkili keinginan dosa), pribadi yang berkenan juga mampu menggenapkan seluruh kehendak Allah. Ia menjadi pribadi yang mampu mengerti dan melakukan kehendak Allah dengan sempurna.

Setelah mencapai tahap menjadi pribadi yang berkenan, yang telah mati terhadap dosa, dan menggenapkan seluruh kehendak Allah, manusia dapat meningkatkan kualitasnya menjadi pribadi yang sempurna.

Manusia berpribadi sempurna adalah manusia yang berkodrat Ilahi, dan dalam kehidupannya mencerminkan pribadi Allah yang sempurna.

Dia hidup sama seperti Kristus telah hidup. Bahkan, dengan kematangan rohnya dan oleh kemajuan zaman, dia mampu melakukan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari yang Yesus pernah kerjakan pada saat Ia di dunia.

Ia mencerminkan kehadiran Allah, yang dapat dilihat dan dirasakan keilahian-Nya oleh segala makhluk di dunia.

Materi didalam tabel merupakan tulisan pendek yang memerlukan uraian atau pejelasan lebih lanjut. Untuk uraian selengkapnya silahkan dilihat pada artikel terkait!

 Menyempurnakan Diri Dan Sesama Bagi Kemuliaan Allah

 
 
 
Injilkerajaanallah.net | Menuju Kesempurnaan Ilahi
Pilihan Bahasa